Sayangi temanmu (buat teman-teman & adik-adik Remaja Ceria)

August 23rd, 2007 by emirishvaraizak

<!–
@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in }
P { margin-bottom: 0.08in }
–>

KEDEWASAAN
……….. deh…. cape deh…. hehehe (dikutip dari tulisan Kevin
Roughtorer)

 

Anggota REMAJA CERIA
butuh kedewasaan! Eits! Ntar dulu, dewasa di sini maksudnya apa?
Dewasa dalam umur atau dalam sifat? Kalau dalam umur kan 17 tahun
sudah dapat KTP. Kalau dalam ’sifat’…. kayanya belum ditemukan
meterannya, sama dengan ‘cantik’, ‘ganteng’, ‘bijaksana’ dll.

 

Kalo menurut aku, dewasa
dalam kaitan ’sifat’ lebih dari sebuah sikap yang DAPAT MENERIMA
APA ADANYA SEGALA GEJALA YANG TERJADI DI SEKITAR KITA
. Gejala
lesbian, homoseks,  hipersex, dan segala yang ada di dunia perilaku.

 

(Sok) ‘Berwibawa’ belum
tentu dewasaloh…. Lah, gimana dewasa kalo ternyata hobinya
ngerumpi… ngegosip… memandang orang dengan sebelah mata dan
pandangan sinis seolah dirinya paling benar SENDIRI, dan orang lain
perlu dijauhi atau menjaga jarak sekencang mungkin dari seseorang
atau sekelompok orang.

 

Ngerumpi saat ini
bukan hanya urusan wanita, ternyata pria paling parah klo sdh
ngerumpi. Parahnya pria (yang ngakunya normal) punya ketakutan
berlebihan dibanding wanita. Ini gejala sakit jiwa yang dibuat
sendiri.
Gawatnya sifat ini
berkembang jadi memuja diri sendiri (di REMAJA CERIA, edan?!)
Orang
yang narcis, gak ada hubungannya dengan kedewasaankan? Tepatnya
‘kepercayaan diri yang over’, istilah saya over pede, atau pede
banget.

 

Terus, jujur…. jujur gw
tanya, apakah ANDA, mau teman anda bersifat sama saja
semua
….SEPERTI DIRI ANDA …..seragam?! Yang berwibawalah…..
yang keren-keren sajalah….. yang sexy-sexy sajalah…. yang Manly
sajalah…. yang maniac sex sajalah….yang cool sajalah…. yang
dewasa sajalah…..

 

Pikir kembali deh secara
jujur. Jujur pada diri sendiri. itu paling sulit. Anda sendiri,
teman-temanku, apakah anda sudah jujur dengan profile anda jika
disebutkan ke publik?

 

Anda bisa ‘memecah’
karakter anda menjadi beberapa Horcrux (hihihihi…artikan disini
‘jiwa’ saja kali….). Lihat saja di FS, seseorang bisa punya banyak
profil untuk dirinya sendiri. Yang satu yang ganteng dan
membangkitkan simpati, yang satu lagi yang hanya kelihatan kontolnya
doang, yang satu lagi yang religius, yang satu lagi yang kesannya
cuek…

 

Jadi, dimana kejujuran
yang harusnya datang dari sikap dewasa? Gak ada kan? Walau tidak
semua begitu. Ada beberapa yang SANTAI dan jadi diri sendiri, tidak
takut atau curigaan jika bergaul. Tidak takut bersahabat dengan yang
lesbi atau bencong. Salut pada teman yang berhasil jadi dirinya
sendiri
. Tidak seperti Lord Voldemort yang jiwanya dibagi menjadi
7 horcrux.

 

Dan hari gini cari
kejujuran di RC…gak deh! Maaf…. bukan urusan saya…bahwa kamu
itu jujur apa gak. Bukan urusan saya, bener…. kenapa karena saya
tahu itu urusan anda, saya dewasa untuk bersifat ‘permisif’ pada apa
yang anda suka. Dengan pacar saja, apa kamu yakin dia jujur? Setiap
orang pasti punya bothside, yang kadang mungkin cukup ‘bijaksana’
untuk dikubur/ disembunyikan.

 

Terus yang paling tepat
disini adalah KEPERCAYAAN. Bahwa kamu PERCAYA pada
pacar anda, bahwa kamu PERCAYA pada temanmu… sudah lebih
dari cukup. Kamu percaya maka Dia ada. Aku percaya pada Tuhan, maka
Tuhan ada ‘hanya’ untuk aku. Kamu percaya pada Tuhan, maka Tuhan ada
‘hanya’ untuk kamu.

 

Kejujuran, kemunafikan,
kedewasaan, kekanak-kanakan, kurang ajar, narcis, extrem, Gila….
asalkan kamu percaya…semuanya ’sangat’ mengasikkan untuk dijadikan
teman.

 

Maaf gejala
‘persaudaraan’ yang kita agung-agungkan dalam ucapan, ternyata sering
terasa sebagai BASA BASI dan itu bukan jiwa seorang duta. Itu tidak
jujur! Jujur saja saya muak dengan budaya cium tangan yang seperti
Judas Iskariot mencium sang guru, berpura-pura baik tapi busuk di
hati. Saya tidak suka cara berpikir negatif berlebihan yang
menggejala di RC dari tahun ke tahun. Dimana PERSAUDARAAN yang
diletakkan sebagai tujuan acara, jika masih ada yang
‘menganak-tirikan’ satu pribadi, atau memuja pribadi tertentu?

 

Termasuk jika ada yang
tampangnya jelek, seolah ANDA ada di kelas orang-orang berfisik
bagus, dan yang berada digaris JELEK…jadi harus disingkirkan,
diomongin, diragukan kemampuannya. Ini persis cerita Cinderella. Gak
terasa ya…tapi itu ada di REMAJA CERIA. Buktinya timbul gejala
minder dari rekan-rekan berwajah jelek, yang tadinya pede ikutan
acara ini…tapi karena ’suasana’ yang menganak tirikan kaum jelek,
akhirnya hilang pede trus ngedrop. Bayangkan trauma ini bisa
berlanjut hingga hari tua seseorang! Jadi siapa ANDA, orang baikkah
atau SETAN yang?

 

Well, kita semua satu
tujuan dg ragam pribadi… so tak perlu menjauhi sesama manusia. Itu
baru pribadi yang BAIK, pribadi seorang DUTA, walaupun kamu tidak
menang di RC.